• Sabtu, 3 Desember 2022

Belajar Hukum dari Film Miracle in Cell No 7, Dapatkah Pelaku Kejahatan Penyandang Disabilitas Dipenjara?

- Jumat, 23 September 2022 | 14:42 WIB
Pesan dari Film Miracle In Cell No 7 tentang penyandang disabilitas yang lakukan kejahatan seksual (Instagram.com/@miracleincellno7movie)
Pesan dari Film Miracle In Cell No 7 tentang penyandang disabilitas yang lakukan kejahatan seksual (Instagram.com/@miracleincellno7movie)

PortalYogya.com - Film Miracle in Cell No 7 versi Indonesia, resmi tayang pada tanggal 9 September 2022, film ini berhasil meraih 3,5 juta penonton.

Banyak para penonton yang memberikan komentar baik juga apresiasi atas capaian film Miracle in Cell No 7 versi Indonesia, penonton menganggap film ini mampu menyampaikan sebuah pesan yang kuat.

Bila diingat kembali, pemeran utama dari film Miracle in Cell No 7 ini adalah penyandang disabilitas dan dituduh melakukan pelecehan seksual dan pembunuhan kepada seorang anak.

Baca Juga: Profil dan Biodata Roby Shine, Suami Natasya Shine Ungkap Ucapan Billy Syahputra, Lengkap Agama dan IG

Namun, apakah seorang pelaku yang berstatus penyandang disabilitas dapat diberi hukuman atau di penjara?

Pertanggungjawaban pelaku penyandang disabilitas dalam KUHP.

Pada pasal 44 ayat (1) KUHP berbunyi “ Barangsiapa melakukan perbuatan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kepadanya karena jiwanya cacat dalam pertumbuhan atau terganggu karena penyakit, tidak dipidana”.

Baca Juga: Profil Lengkap Billy Syahputra Dilaporkan Robby Shine Atas Tuduhan Penghinaan Terhadap Natasya Shine

Pasal 44 ini sendiri tidak merumuskan secara tegas tentang kemampuan pertanggungjawaban.

Halaman:

Editor: Indah Kurniawati

Sumber: jurnal.uns.ac.id

Tags

Terkini

X