• Minggu, 25 September 2022

Pakar Hukum Unusia Soroti Pembunuhan Brigadir Joshua, Ferdy Sambo dkk Harusnya Dihukum Setara

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:02 WIB
Pakar Hukum ikut menyoroti hukuman Ferdy Sambo atas pembunuhan berencana Brigadir Joshua (FB Rohani Simanjuntak)
Pakar Hukum ikut menyoroti hukuman Ferdy Sambo atas pembunuhan berencana Brigadir Joshua (FB Rohani Simanjuntak)

PortalYogya.com – Kasus pembunuhan berencana Brigadir Joshua yang dilakukan Irjen Ferdy Sambo, Bharada Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf terus mengalami perkembangan dan pendalaman.

Kabar terkini, Irjen Ferdy Sambo memiliki multiperan dalam pembunuhan berencana Brigadir Joshua tersebut.


Ia memerintahkan Bharada Eliezer untuk menembak Brigadir Joshua, lalu merusak tempat kejadian perkara (TKP), dan membuat skenario palsu dari peristiwa yang sebenarnya.Sehingga total yang terjerat dalam kasus ini sekitar 31 personel polisi.

Baca Juga: Keselamatan Pengacara Brigadir Joshua Terancam! Pegang Bukti Perselingkuhan Ferdy Sambo - AKP Rita Yuliana


Menanggapi hal itu, Dosen Hukum Pidana Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Setya Indra Arifin menyoroti adanya obstruction of justice atas tewasnya Brigadir Joshua.

Menurut dia, patut diduga telah terjadi dua tindak pidana sekaligus.
Pertama, membantu seseorang menghindari proses penyidikan (medeplichtigheid). Kedua, menghalang-halangi atau mempersulit proses penyidikan itu sendiri.

Dengan dua dugaan ini, yang dikenal juga dengan istilah obstruction of justice, semestinya sejumlah anggota Polri yang tergabung dalam proses olah TKP awal.

Baca Juga: IPW Ungkap Perselingkuhan Empat Pihak Ferdy Sambo, Libatkan AKP Rita Yuliana?

Secara bersama-sama (complicity) juga diproses secara hukum, tidak hanya etik, tapi hukumannya sama atau setara seperti yang diterima Ferdy Sambo," ujar Indra dikutip PortalYogya.com dari laman NU Online, Minggu (14/8/2022).

Halaman:

Editor: Indah Kurniawati

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X