KA Argo Parahyangan Dijadikan 'Tumbal' Kereta Cepat? Said Didu: Demi Proyek China yang Mahal Apapun Dilakukan

- Jumat, 2 Desember 2022 | 18:40 WIB
Ilustrasi Kereta Cepet. Mantan Sekretaris BUMN Said Didu menyoroti isu penerintah yang akan menutup KA Argo Parahyangan demi Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Pixabay / PeterW1950)
Ilustrasi Kereta Cepet. Mantan Sekretaris BUMN Said Didu menyoroti isu penerintah yang akan menutup KA Argo Parahyangan demi Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Pixabay / PeterW1950)

PortalYogya.com - Isu penghentian operasi Kereta Api (KA) Argo Parahyangan yang sudah berhembus kencang sejak lama kini kembali mencuat ke publik.

Pasalnya, pemerintah dikabarkan akan mengambil keputusan untuk menutup KA Argo Parahyangan.

Adapun kabar pemberhentian operasi KA Argo Parahyangan ini dilakukan ketika Kereta Cepat Jakarta-Bandung mulai beroperasi di tahun 2023 mendatang.

Baca Juga: Keluarga Kalideres Diduga Aktif Gelar Ritual Hingga Ditemukan Mantra dan Kemenyan, Polisi: Upaya Atasi Masalah

Terkait penutupan operasi KA Argo Parahyangan, mantan Sekretaris BUMN Said Didu pun ikut memberikan komentarnya.

Hal ini sebagaimana disampaikan  Said Didu dalam cuitan akun Twitter pribadunya @said_didu.

Said Didu mengatakan bahwa seharusnya apabila ingin mematikan sarana transportasi dapat digantikan dengan transportasi yang menguntungkan rakyat.

Baca Juga: Pintu Rezeki Weton ini Terbuka Lebar, Karir Sukses dan Mampu Bikin Lawan Jenis Klepek-klepek Karena Pesonanya

"Bagi yg berakal sehat dan mementingkan rakyat mematikan sarana transportasi harus diganti dg yg lebih menguntungkan rakyat (lebih murah) bukan sebaliknya," ujar Said Didu, dikutip PortalYogya.com darin akun Twitter @msaid_didu, Jumat (2/12/22).

Said Didu mengatakan bahwa kabar penutupan KA Argo Parahyangan demi beroperasinya Kereta Cepat itu justru seolah demi proyek China.

Halaman:

Editor: Della Devia

Sumber: Twitter @msaid_didu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X