Isi Surat Pelaku Mutilasi Pakem Sleman jadi Titik Terang untuk Polisi Ungkap Kasus, Ada Tekanan Gengsi!

- Kamis, 23 Maret 2023 | 15:06 WIB
Surat yang ditulis oleh pekaku mutilasi Pakem Sleman. (instagram.com/@jogjainfo)
Surat yang ditulis oleh pekaku mutilasi Pakem Sleman. (instagram.com/@jogjainfo)

PortalYogya.com - Pelaku kasus mutilasi Pakem, Sleman yang menewaskan korban A (35) berhasil ditangkap pada 21 Maret 2023.

Polisi akhirnya telah mengetahui motif dari tersangka mutilasi Pakem Sleman tersebut melalui isi surat yang ditinggalkan. 

Setelah diidentifikasi, pelaku dari kasus mutilasi Pakem adalah seorang pemuda (23) berinisial HP warga Temanggung. Penyelidikan temui titik terang dengan ditemukannya surat pelaku. 

Baca Juga: Paling Murah Hari dan Suka Memberi, Inilah 5 Weton yang Rezekinya Bikin Iri Orang Lain Menurut Primbon Jawa

Pelaku yang dengan keji memutilasi korban A (35) ini diketahui bekerja di Jogja dan tinggal di mess perusahaan tempat ia bekerja, disinilah surat HP (23) ditemukan oleh Polisi. 

Pihak kepolisian menemukan sebuah surat pelaku yang diduga ditulis sebelum melarikan diri. Berdasarkan isi surat tersebut, motif pelaku melakukan mutilasi terungkap. 

Dikutip PortalYogya.com dari instagram @jogjainfo, Kamis 23 Maret 2023, pelaku HP (23) mengakui dirinya terjerat hutang pinjol (pinjaman online) di 3 aplikasi. 

Baca Juga: Tak Semua Muslim Wajib Puasa, Ini 9 Kelompok Orang yang Boleh Tidak Puasa Ramadhan

Disebabkan hutang tersebut, pelaku merasa tertekan dan berinisiatif mengambil jalan pintas dengan korban A (35) sebagai sasarannya. 

Sungguh malang nasib korban A (35) karena mempercayai ajakan kencan pelaku di penginapan Pakenimbangan, Sleman

Menurut penjelasan Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra, keduanya berkenalan melalui aplikasi Facebook sejak November 2022.

Baca Juga: Miliki Kesabaran Tingkat Dewa, Ini Lah 3 Pasaran Weton yang akan Tuai Rezeki Berlimpah menurut Primbon Jawa

"Perkenalan mereka sejak November 2022 silam melalui Facebook," terangnya pada wartawan di Mapolda DIY, Rabu 22 Maret 2023.

Berdasarkan keterangan pelaku, ia mengakui sudah dua kali kencan dengan korban. Pada Sabtu 18 Maret 2023 inilah kencan kedua yang sekaligus hari dimana dengan sadisnya pelaku memutilasi korban. 

Halaman:

Editor: Irvan Muhlish Abdillah

Sumber: Jogjainfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X